Alasan Berhenti Menulis

Sejenak santai bersama angin siang menjelang sore mengingatkan saya bahwa sudah 10 hari berlalu tanpa menyapa sobat Afra sekalian. Kesibukan yang sedikit menyita waktu ditambah kesempatan menarikan jari jemari diatas keyboard yang terbatas dalam beberapa hari ini benar-benar membuat saya rindu untuk segera berselancar di dunia maya (yang belum mau berganti nama sepertinya).

Sama sepertinya hal nya membaca adalah candu, maka begitu pun dengan menulis. menuangkankan curahan hati, menerjemahkan bisikan telinga dan menggambarkan penglihatan mata untuk kemudian merangkumnya dalam bentuk rangkaian aksara benar-benar membuat saya mabuk kepayang. Sehingga dalam 10 hari yang telah berlalu saya benar-benar sakaw, haus literasi dan dahaga kata-kata.

Lebay kesannya ketika sobat sekalian membaca kalimat demi kalimat diatas, tetapi apa daya saya, itulah yang terjadi. Terasa ada sesuatu yang hampa, seperti ada ruang kosong tak terisi ketika tak ada satu publikasi pun di laman blog kita ini. belum lagi, halaman di facebook begitu setia mengingatkan saya bahwa saya telah tidak menuliskan apa-apa dalam sekian dan sekian hari.

Kegalauan itu kian bertambah ketika teman-teman baik dari dunia miskin suara maupun dunia nyata ikut-ikutan memberi semangat dengan menanyakan “mengapa tidak ada postingan apa-apa di blog asyafrawa selama ini?”.

Untuk itu semua, maafkan saya. Bukan karena ide tiba-tiba pergi, bukan pula karena jemari ingin istirahat, pun juga tidak ada keinginan hati untuk berhenti berkicau, tidak juga karena hasrat ingin sendiri, tetapi memang ada saat-saat ketika itu semua tak mampu dijabarkan hanya lewat cerita.

Berbagi pengalaman, mentransfer ilmu tak melulu urusan susunan-susunan abjad dari A sampai Z. Terkadang, ada yang lebih dari itu. Begitu banyak hal dan beragam cara untuk menyampaikan sesuatu yang kita punya dan apa yang kita tahu. Namun, ketika kita harus lebih fokus pada salah satu metode maka ada teknik lain yang mungkin sedikit terabaikan. Sekali lagi hanya sedikit terabaikan, bukan karena ingin melupakan apalagi meninggalkan. Karena disetiap tips, trik, metode, cara dan teknik tersebut terdapat kenikmatan masing-masing yang membuat hati tenang dan bibir merekah senyum kemenangan.


Bayangkan saja, duduk di hadapan laptop, dengan angin sepoi-sepoi, tanpa hingar bingar kebisingan kota bersama segelas es teh hijau, tiba-tiba suara azan Ashar mengalun begitu merdu, adakah yang lebih indah teman??? Oleh karena itu, kita hentikan saja tulisan yang tidak penting disini. Dititik ini. see u di tulisan berikutnya. Insya Allah.
Previous
Next Post »