Surat Dalam Lipatan Sajadah

Surat Dalam Lipatan Sajadah
Dear kamu...

Kamu yang kusebut di sepertiga malamku. Kamu yang telah menguras seluruh energiku. Kamu yang pernah mampu menciptakan mendung harapan di langit hatiku dan kamu yang berhasil membuatku membisu dan membatu terhadap begitu banyak rahmad Tuhan yang lainnya.

Mengingat namamu saja membuat sinaps-sinaps di otakku berhenti bekerja. Menuliskan tentangmu, jari jemariku terasa ngilu dan sungguh mengucapkan namamu mendadak lidahku tercekat dan kelu. Begitu mudahnya kau lumpuhkan sarafku hingga aku pernah benar-benar di mabuk rindu.


Dear kamu...

Bila detik punya suara, ia akan bicara tentang do’a yang kulantunkan dalam diam dan sujud panjang. Tuhan mengijabah do’aku, menciptakan pertemuan demi pertemuan yang begitu mengesankan. Telah banyak hari yang  kulewati sebelumnya, tetapi sungguh, ini yang terindah. Kamu adalah mimpi yang kulihat dengan mata terbuka. Lalu, Apakah setelah semua ini aku masih mampu menutup mata?

Kamu tak pernah menjanjikan kekayaan, namun memberiku harapan bahwa meski dalam kemiskinan kita akan tetap bersama. Korea, india, amerika, Eropa dan turki juga tak pernah ada dalam list kota yang akan kita kunjungi, tetapi kamu meyakinkanku bahwa yang akan kita datangi adalah Syurga. Dengan semua ini apakah kamu pikir aku masih bisa biasa-biasa saja?


Dear kamu...

Ingin sekali kuteriakkan namamu di lepas pantai, agar angin samudera menerbangkannya hingga ke benua yang tak ingin kutahu namanya. Ingin kutuliskan pesan terakhirmu di gerimis kiriman mendung semalam, agar ia mengalir menuju muara yang tak ingin kutahu dimana letaknya.

Jejakmu meninggalkan ruang kering yang kian kerontang dalam lafadz-lafadz suci yang kuucapkan. Kepergianmu membawa seluruh daya yang pernah kupahat di butiran-butiran tasbih zikirku. Dan...,Telah kutulis surat ini untukmu pada tiap lipatan sajadah, semoga waktu bisa menyembuhkan luka yang kita anggap sebagai kenangan bersama.



 Inspiring based on true story, Banda Aceh, 24 Januari 2016


Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
November 15, 2017 at 4:06 AM delete

Tollfree numbers - These charts can be projected during a meeting, they can be used to staff accordingly depending on the time of day when you're the busiest. They are used to stave off lawsuits, the conversation is recorded every time, so their is no 'he said she said' you send the recording and go from there.

Reply
avatar