Sang Mantan Ibarat Baju Bekas

Dear sobat Afra..., maaf ya hari ini telat banget menyapa sobat semua. Jarum jam saat ini menunjukkan pukul 22.41 wib. Sudah terlalu larut bagi mereka yang terbiasa dengan pola hidup sehat, namun bagi mereka yang terbiasa bergadang, pukul segini bisa dikatakan masih terlalu cepat untuk tidur.

Malam ini guys, aku bukan ingin menceritakan tentang pola hidup sehat ataupun tentang jam tidur tetapi mau cerita tentang si dia di masa lalu yang biasa kita kenal dengan mantan. ya, sang mantan yang pernah mengisi hari-hari yang telah berlalu, baik itu dengan senyum maupun dengan air mata.

Nach, tau ga sobat? tadi itu ketika sedang belanja di sebuah Mal, tanpa sengaja saya bertemu dengan mantan. Iya mantan, mantan satpam penjaga hati. hehehe... kami sedang sama-sama belanja. Bertemu kembali setelah hampir 4 tahun tidak bertatap muka itu rasanya sesuatu banget. Langsung dech terbayang pengkhianatanku padanya 8 tahun lalu.

eehhmm,,, kira-kira,,, menurut sobat semua apa yang dia pikirkan tadi ketika kami bertemu ya? seandainya saja bisa melihat isi hati dan pikirannya tadi. Dia memikirkan rasa sakit itu atau membayangkan tawa bahagia yang pernah kami ukir bersama? entahlah...

Siapapun pasti pernah punya seseorang di masa lalu kan? lalu apa yang akan kamu lakukan jika bertemu dia lagi setelah bertahun-tahun tak pernah berjumpa? yach..., kenangan. Satu kata yang mengandung beribu cerita. 

Memori usang bernama kenangan itu memang sangat susah hilang dari ingatan. Sesakit apapun sebuah hubungan itu berakhir tetapi selalu bermula dengan kasmaran yang tak jarang bikin lupa ingatan. (yang penting jangan sampai mabuk kepayang hingga gila-gilaan). hehehe...

Sang Mantan, seseorang di masa lalu. Pernah hadir mengisi hari. Pernah ada menyapa diri dalam ruang waktu yang telah pergi. Pernah mampu menciptakan rindu dan pernah datang dengan segudang cinta meski diakhir tidak juga bersama.

Baiklah, diakhir kisah, biarkan sang mantan menjadi kenangan, hanya ada dalam ingatan sebagai pedoman di hari depan bukan untuk kembali mengulang sejarah. Ibaratkan saja sang mantan dengan baju bekas yang apabila sudah tak terpakai sumbangkan ke orang lain supaya bisa dimanfaatkan. begitulah... :) 


Previous
Next Post »

4 comments

Write comments
November 6, 2015 at 4:10 PM delete

Wkwkwk :v ga gitu jg lah bang... mana ada banyak.

Reply
avatar
November 6, 2015 at 4:11 PM delete

Wkwkwk :v ga gitu jg lah bang... mana ada banyak.

Reply
avatar
hendra boy
AUTHOR
November 7, 2015 at 4:26 AM delete

saya suka apa yg ibuk tulis,sekarang saya mengerti buk,karna seorang mantan akan tetap menjadi seorang mantan juga akhir ceritanya. :)

Reply
avatar