Aku Menulis Bukan Karena Aku Penulis

Aku Menulis Bukan Karena Aku Penulis
Aku menulis...
Bukan karena sebuah profesi, bukan pula berharap gaji karena aku percaya rezeki adalah rahasia Ilahi, tugas kita hanya mencari.

Aku menulis...
Bukan hanya sekedar menyalurkan hobi, juga bukan sekedar pengisi waktu luang karena bagiku kesempatan tercipta karena kita ada bukan karena tak melakukan apa-apa.

Aku menulis...
Bukan ingin dikagumi, tidak untuk dihormati, karena kedudukan tinggi tak akan berarti jika hati tak membumi. Untuk apa sanjungan setinggi langit, jika pada akhirnya kau tetap sendiri ketika pena mu sudah tak mampu lagi membawa mu terbang tinggi.

Aku menulis...
Bukan karena telah di caci maki, bukan pula untuk meminta belas kasih, tetapi murni karena aku hanya ingin berbagi. Berbagi cinta yang kupunya, berbagi kisah yang telah ku lewati dan berbagi harapan untuk kita gapai bersama.

Aku menulis...
Bukan untuk mu, bukan untuk dia dan bukan pula untuk mereka, tetapi aku menulis untuk kita.
Untuk setiap lembar yang telah kita baca, untuk setiap warna yang telah lihat, untuk setiap rasa yang telah kita kecap dan untuk setiap nama yang pernah datang dan pergi.

Jika kemarin aku telah menulis, itu tanda bahwa kenangan masih akan terus tersimpan.
Jika hari ini aku masih menulis, itu hanya karena aku ingin menulis
Hanya ingin menulis, tak memaksa untuk kau baca.
Jika esok aku masih menulis, itu hanya untuk mengabarkan bahwa aku ada dan pena ku masih bertinta.

Kemudian,,, aku kembali menulis, tetap menulis dan akan terus menulis
Diantara tangis malam yang akan reda, di antara gejolak siang yang mengundang perang, hingga pagi yang masih menjadi misteri.
Aku menulis karena memang aku ingin menulis...

Menulis dalam hujan,
28 Okt 2015




Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments