Bukti Keberadaanku

Bukti Keberadaanku
Ajari aku menulis, walau hanya satu kata
Agar ku kabarkan pada dunia bahwa aku ada, seperti katamu “Aku menulis sebagai bukti pernah ada”
Maka ajari aku menulis,
Menulis kata yang tak sempat terucap
Menulis kalimat yang tak pernah tercipta

Jatuhkan dulu dirimu ke lumpur kata-kata, ucapmu
Agar sastra membasahi seluruh tubuh
Dan mengundang puisi untuk hadir mewakili ujung lidahku
Mendekapku dalam balutan selimut prosa

Bagaimana caranya aku bisa jatuh keharibaan kata-kata, jika menuliskannya saja aku tak bisa
Aku Malah tersesat dalam rimba tak bertuan dan tak tahu arah jalan pulang
Rangkaian frasa yang kau ucapkan membuatku tercekat, karena baru ku sadari ternyata penaku tak punya makna.

 Ajari aku menulis
Begitu banyak rasa yang telah lama ku simpan
Bahkan sebagiannya telah usang jadi santapan rayap
Sebagian lagi telah hilang dalam gelombang tsunami
Dan sisanya, masih tersimpan dalam peti yang kuncinya telah berkarat

Maka tolong, ajarilah aku menulis
Menuliskan musim semi yang tiba-tiba saja berubah menjadi musim panas
Kemarau panjang memanggil hujan yang luruh dan menetes membasahi gundukan tanah kering
Hujan yang menganak sungai berwarna merah pekat di sudut kota tua

Aku yakin, kau pun tahu itu
Oleh karenanya, ajari aku menulis
Menuliskan senyum seorang ibu yang menanti pelita tak kunjung menyala
Menuliskan resah seorang istri ketika listrik padam tanpa disangka
Dan menuliskan riang bocah yang bermain salju di penghujung musim dingin
Kau lihat disana...
Ribuan mata menatap kita, menatap aku dan kamu
Mengirimkan sinyal bahwa mereka masih ada
Mereka perlu kita

Sudah sedari dulu aku mematung disini
Menangkap segala isyarat yang tak pernah terbaca
Melihat begitu banyak tanda, dan menikmati setiap musim yang berganti

Ajari aku menulis, karena melati baru saja berbunga
Aroma jeumpa baru sebentar kita rasa, tetapi di kejauhan kulihat badai telah siap memporak porandakannya kembali
Pertanda musim akan segera berganti lagi
Maka ajarilah aku menulis, sebagai tanda pernah ada.




Previous
Next Post »

2 comments

Write comments