Goresan Takdir

Lembar kertas itu telah penuh oleh tulisan...
Goresan takdir yang mengurat di telapak tangan
Menghapus jejaknya adalah keingkaran pada Sang penulis
Menutupinya dengan dedaunan hanya untuk sesaat
Karena setelahnya, dedaunan itu terbang di bawa angin
Lembut namun pasti....
Meratapi juga bukan solusi, ketika pendar cahaya lain pun beranjak pergi
Menangisi hanya akan membuat lembaran kertas itu semakin buram
Ingin ku sudahi,,, membuka lembaran lain yang belum ditulisi...
Menorehkan jejak baru dalam rangkaian mimpi
Hingga tanpa kusadari, aku tersandung
Tersandung oleh dedaunan yang menutupi lembaran lalu
Baiklah...,, jadikan itu kenangan,

pelajaran yang akan menghiasi bahagia di masa depan...

Banda Aceh, 21 Jan 2015
ketika masih menjejak di lembaran usang
Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments